Pendahuluan: Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronik yang dapat menimbulkan komplikasi mikrovaskular, salah satunya adalah nefropati diabetik. Komplikasi ini ditandai dengan adanya penurunan fungsi ginjal yang dapat diketahui melalui peningkatan kadar ureum dan kreatinin dalam darah. Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin menjadi metode sederhana yang dapat digunakan s…
Pendahuluan : Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan hiperglikemia yang dapat mengakibatkan komplikasi mikrovaskular, termasuk gangguan fungsi ginjal. HbA1c mencerminkan kontrol glikemik jangka panjang, sedangkan ureum merupakan indikator fungsi filtrasi ginjal. Tujuan : Mengetahui hubungan kadar HbA1c dengan kadar ureum pada pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Kediri. Met…
Diabetes melitus tipe 2 dapat memicu berbagai komplikasi kronis, terutama melalui perubahan pada sistem vaskuler dan disfungsi imun. Kadar glukosa yang tinggi dalam urin (glikosuria) menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri patogen, salah satunya Escherichia sp, yang sering kali menyebabkan infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bakteri Escherichia sp. pada pederita …
Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis dengan hiperglikemia akibat gangguan insulin dan berpotensi menimbulkan komplikasi, termasuk nefropati diabetik. HbA1c digunakan untuk menilai kontrol glikemik, sedangkan kreatinin serum mencerminkan fungsi ginjal. Mengingat tingginya prevalensi DM di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kediri, penelitian ini dilakukan untuk menge…
Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik dengan karakteristik glukosa meningkat.Hemoglobin A1c digunakan untuk memantau kontrol glikemik. Pada pasien dengan HbA1c tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi nefropati diabetik yang ditandai timbulnya proteinuria.Tujuan: untuk menganalisis hubungan HbA1c dan proteinuria pada pasien DMT2 di RSUD Kediri. Metode: penelitian ini m…
Pendahuluan: Self efficacy yang kurang baik akan memberikan dampak yang buruk untuk memotivasi peningkatan drajat kesehatan pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan pola makan pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian menggunakan cross …
Pendahuluan: Penderita hiperglikemia dapat mengalami komplikasi yang serius apabila tidak ditangani secara baik, seperti kerusakan pada berbagai sistem tubuh, terutama saraf dan pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teh bunga telang terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Metode: Jenis…
Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi akibat gangguan metabolisme yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Pengobatan non-farmakologis dengan tanaman herbal seperti rebusan daun sukun (Artocarpus altilis) Daun sukun mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tannin yang berperan dalam mengatur kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis …
S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Kesehatan ITSKes ICMe Jombang trirohwanda868@gmail.com Pendahuluan: Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan produksi atau efektivitas insulin. Indonesia memiliki prevalensi tinggi penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Salah satu alternatif terapi adalah penggunaan daun sirsak yang mengandung senyawa aktif seper…
Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit kronik sehingga sangat mempengaruhirnefikasi diri dan kualitas hidup penderita. Hidup dengan diabetes mempunyai pengaruhrnnegatif terhadap efikasi diri dan kualitas hidup penderita walaupun dengan atau tanparnkomplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi dirirndengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2 di…